Selamat Datang di Blitarmarket, Selamat Berbelanja


Komoditas Unggulan Kota Blitar

Terletak di bagian selatan Provinsi Jawa Timur, Kota Blitar ternyata menyimpan segudang komoditas unggulan yang menjanjikan peluang besar bagi masyarakat sekitar. Selain dikenal sebagai salah satu tempat bersejarah karena menjadi tempat kelahiran dan peristirahatan terakhir presiden RI yang pertama yaitu Ir.Soekarno, Kota Blitar saat ini telah berkembang menjadi sebuah daerah potensial yang memiliki beragam jenis produk unggulan yang menjadi mata pencaharian utama bagi masyarakat setempat meskipun cakupan wilayahnya terbilang kecil tetapi.

Kota yang dikenal sebagai sentranya ikan koi ini terbagi menjadi tiga wilayah kecamatan, terdiri dari Kecamatan Kepanjenkidul, Kecamatan Sananwetan, dan Kecamatan Sukorejo. Berada tepat di kaki Gunung Kelud dengan ketinggian sekitar 156 meter dari permukaan laut, Kota Blitar memiliki suhu udara yang relatif sejuk yakni berkisar antara 24°C sampai dengan 34°C.

Selain dikenal sebagai kota sejarah, Blitar ternyata juga memiliki banyak potensi bisnis yang cukup menjanjikan. Sebut saja seperti potensi bisnis budidaya ikan koi, budidaya buah belimbing, potensi industri makanan seperti misalnya wajik kletik, sambel pecel, serta pembuatan gula jawa, sampai industri kerajinan yang cukup dikenal masyarakat sekitar yaitu kerajinan bubut kayu, batu onix, gempol kayu jati, dan lain sebagainya.

Nah, untuk mengenal lebih dekat potensi bisnis apa saja yang bisa kita gali dari kota Patria ini, berikut kami informasikan beberapa komoditas unggulan yang menjanjikan di Kota  Blitar.

Budidaya ikan koi
Tak hanya populer di negara asalnya (Jepang), ikan koi ternyata berhasil dibudidayakan dengan baik oleh masyarakat Blitar. Coraknya yang begitu cantik dengan campuran warna yang menarik, menjadikan ikan koi laku mahal di pasaran. Di daerah Blitar sendiri, sentra ikan koi bisa kita temui di seputaran Jalan Veteran, Jalan Dr. Cipto, Jalan Anjasmoro Kota Blitar serta di Kelurahan Tanjungsari, Blitar.

Budidaya buah belimbing
Tak hanya unggul di sektor perikanan, Kota Blitar ternyata juga memiliki komoditas pertanian yang cukup menjanjikan. Buah belimbing dari Desa Karangsari merupakan salah satu produk pertanian yang sekarang ini menjanjikan keuntungan cukup besar bagi warga setempat. Saking banyaknya warga yang menanam buah belimbing, sekarang ini buah tersebut mulai diolah menjadi beberapa produk turunan seperti misalnya dodol belimbing, sirup belimbing, manisan, minuman sari buah, selai, dan lain sebagainya.

Industri makanan Blitar
Setiap daerah tentu memiliki satu makanan khas yang cukup potensial untuk di pasarkan, contohnya saja seperti wajik kletik, gula kelapa dan bumbu pecel khas Blitar yang kiprahnya tak hanya diakui pasar lokal namun sudah mulai merambah ke kota-kota sekitar. Untuk sentra industri wajik kletik terletak di Jalan Sultan Agung Kelurahan Sananwetan, Kecamatan Sananwetan Kota Blitar. Sentra industri gula merah berada di Kelurahan Ngadirejo dan Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul, sedangkan untuk sambal pecel bisa ditemukan di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sukorejo Kota Blitar.

kerajinan blitarIndustri Kerajinan Blitar
Potensi kekayaan alam Blitar memang cukup beragam, tidak heran bila banyak masyarakat yang mulai memanfaatkan potensi tersebut untuk dikreasikan menjadi produk-produk kerajinan. Contohnya saja seperti kerajinan gempol kayu jati yang belakangan ini dihasilkan masyarakat di Kecamatan Sukorejo, kerajinan kayu bubut yang diproduksi masyarakat Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul, Blitar menjadi kendang jimbe, kap lampu, serta mainan anak. Selain kayu, ada pula kerajinan batu onix yang bentuknya unik dan artistik juga mulai diproduksi masyarakat Blitar terutama di sekitar Jalan Wilis dan Jalan Sedap Malam Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.

Melihat potensi bisnis daerah Blitar yang cukup besar, tidak ada salahnya bila Anda memanfaatkan peluang tersebut untuk merintis sebuah usaha. Manfaatkan potensi di sekitar Anda dan terjunlah di dunia usaha sekarang juga. Salam sukses!

Ubin Alami Ramah Lingkungan dari Batok Kelapa
Rabu, 14 Maret 2012

Oleh Degina Juvita

Batok kelapa digunakan oleh masyarakat secara tradisional sebagai tempat makan, gayung, dan juga arang. Belakangan ini, batok kelapa dilirik industri fesyen sebagai bahan baku aksesoris seperti tas dan kalung. Kini batok kelapa hadir dalam bentuk ubin, sebagai pelengkap dekorasi dinding dan lantai.
Produk ini bernama Cocomosaic. Bahan utamanya menggunakan batok kelapa, dan dibentuk dengan teknik mozaik. Potongan batok kelapa berbentuk kotak-kotak kecil yang disebut chip, saling menempel satu sama lain hingga membentuk ubin mozaik berukuran 42cm x 42cm.
Pembuatan ubin batok kelapa dikerjakan dengan tangan. Produsen Cocomosaic melibatkan para pengrajin di Cirebon dalam membuat produk ramah lingkungan ini. Selain itu, mereka juga bekerjasama dengan yayasan penyandang cacat guna merangsang potensi berkerajinan tangan sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi penyandang cacat.
“Proses pembuatan ini bernilai seni tinggi, dibuat dengan penuh ketelitian dan kesabaran. Selain itu juga memberdayakan tenaga kerja dalam bentuk kegiatan sosial,” ujar Jay Sitio, Sales Executive Cocomosaic Indonesia.
Ubin Cocomosaic dapat berfungsi sebagai dekorasi dinding, lantai, hingga pintu. Motif mozaik dari batok kelapa mampu menciptakan tampilan eksotik nan alami di dalam maupun luar ruangan. Cocomosaic tersedia dalam dua seri yaitu, natural dan fancy. Motif-motifnya pun hadir dalam berbagai bentuk. Setiap sisa dari pembuatan mozaik, akan digunakan kembali untuk motif yang berbeda. “Hampir 100% bahan batok kelapa tidak terbuang,” tambah Jay.

- See more at: http://satulingkar.com/detail/read/2/649/ubin-alami-ramah-lingkungan-dari-batok-kelapa#sthash.QDo1×9xG.dpuf

Ubin Alami Ramah Lingkungan dari Batok Kelapa
Rabu, 14 Maret 2012

Oleh Degina Juvita

Batok kelapa digunakan oleh masyarakat secara tradisional sebagai tempat makan, gayung, dan juga arang. Belakangan ini, batok kelapa dilirik industri fesyen sebagai bahan baku aksesoris seperti tas dan kalung. Kini batok kelapa hadir dalam bentuk ubin, sebagai pelengkap dekorasi dinding dan lantai.
Produk ini bernama Cocomosaic. Bahan utamanya menggunakan batok kelapa, dan dibentuk dengan teknik mozaik. Potongan batok kelapa berbentuk kotak-kotak kecil yang disebut chip, saling menempel satu sama lain hingga membentuk ubin mozaik berukuran 42cm x 42cm.
Pembuatan ubin batok kelapa dikerjakan dengan tangan. Produsen Cocomosaic melibatkan para pengrajin di Cirebon dalam membuat produk ramah lingkungan ini. Selain itu, mereka juga bekerjasama dengan yayasan penyandang cacat guna merangsang potensi berkerajinan tangan sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi penyandang cacat.
“Proses pembuatan ini bernilai seni tinggi, dibuat dengan penuh ketelitian dan kesabaran. Selain itu juga memberdayakan tenaga kerja dalam bentuk kegiatan sosial,” ujar Jay Sitio, Sales Executive Cocomosaic Indonesia.
Ubin Cocomosaic dapat berfungsi sebagai dekorasi dinding, lantai, hingga pintu. Motif mozaik dari batok kelapa mampu menciptakan tampilan eksotik nan alami di dalam maupun luar ruangan. Cocomosaic tersedia dalam dua seri yaitu, natural dan fancy. Motif-motifnya pun hadir dalam berbagai bentuk. Setiap sisa dari pembuatan mozaik, akan digunakan kembali untuk motif yang berbeda. “Hampir 100% bahan batok kelapa tidak terbuang,” tambah Jay.

- See more at: http://satulingkar.com/detail/read/2/649/ubin-alami-ramah-lingkungan-dari-batok-kelapa#sthash.QDo1×9xG.dpuf


Featured Product



















Best Seller

Tidak ada item disini .


Track Your Purchase

Bagi pembeli, untuk melihat status dan detail pesanan Anda, serta sejarah pembelian Anda sebelumnya silahkan Login terlebih dahulu dan klik pada link di bawah ini.

Lihat Status Pesanan

Switch to our mobile site